Senin, 24 November 2014 Home | Kontak Kami  

FAQs

T : Apa itu Program Simpanan Keluarga Sejahtera atau PSKS?

J : Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) kepada rumah tangga miskin adalah sejumlah uang yang diberikan oleh Pemerintah kepada rumah tangga yang tergolong miskin sebagai kompensasi pengurangan subsidi BBM.

T : Berapa Nilai PSKS yang akan diterima?

J : Setiap rumah tangga miskin pemegang Kartu Kompensasi BBM (KK BBM) akan menerima Rp. 150.000 per bulan. Untuk memudahkan pengambilan, PSKS akan diberikan setiap 3 bulan dan 3 bulan pada tahun 2014, masing-masing Rp. 450.000,- dan Rp. 450.000,-

T : Siapa yang berhak menerima PSKS?

J : Saudara-saudara kita yang miskin pemegang KK BBM, yaitu :

  1. Kelompok Sangat Miskin yaitu mereka yang mengkonsumsi makanan senilai sampai dengan 1900 kilo per hari; yang senilai dengan Rp. 120.000 bila disetarakan dengan rata-rata pengeluaran seseorang per bulan (atau Rp. 480.000 per rumah tangga per bulan).

  2. Kelompok Miskin yaitu mereka yang mengkonsumsi makanan senilai sampai dengan 2100 kilo kalori per hari; yang senilai dengan Rp. 150.000,- bila disetarakan dengan rata-rata pengeluaran seseorang per bulan (atau Rp. 600.000 per rumah tangga per bulan).

  3. Kelompok Hampir Miskin yaitu mereka yang mengkonsumsi makanan senilai sampai dengan 2300 kilo kalori per hari; yang senilai dengaqn Rp. 175.000 bila disetarakan dengan rata-rata pengeluaran seseorang per bulan (atau Rp. 700.000 per rumah tangga per bulan).

T : Kapan PSKS akan di salurkan?

J : Mulai 2 April 2014. Dalam pelaksanaannya, kantor pos akan mengumumkan jadwal pengambilan PSKS lebih lanjut.

T : Dimana PSKS akan diambil?

J : Di Kantor pos terdekat. Untuk daerah yang sulit terjangkau, kantor pos akan mengantarkan PSKS dengan tempat dan jadwal yang akan diumumkan kemudian.

T : Apa yang harus dibawa untuk mengambil PSKS?

J : Hanya KK BBM. Dalam KK BBM akan terdapat 3 kupon untuk mengambil PSKS.

T : Apakah pengambilan BLSM boleh dilakukan secara berkelompok atau diwakilkan pada orang lain?

J : Tidak, Pengambilan PSKS tidak boleh dilakukan secara berkelompok, seperti satu orang melakukan pengambilan PSKS untuk beberapa anggota warga di RT / dusun / nagarinya. Masyarakat penerima PSKS dianjurkan untuk tidak mewakilkan pengambilan PSKS pada orang lain. Ini perlu diperhatikan agar pihak lain tidak meminta biaya tambahan sebagai jasa pengambilan PSKS. Dengan demikian pemilik KK BBM dapat menikmati jumlah PSKS secara utuh.

T : Apakah ada biaya yang harus dikeluarkan untuk mengambil PSKS?

J : Tidak ada biaya apapun yang dikeluarkan untuk mengambil PSKS. Jika ada pihak yang meminta pungutan biaya untuk mengambil PSKS, penerima PSKS harus menolak.

T : Bagaimana kalau ada pihak lain yang menawarkan jasa untuk mengambilkan PSKS?

J : Harus ditolak, karena umumnya mereka yang menawarkan jasa pengambilan PSKS akan meminta imbalan. Hal ini akan merugikan anda sendiri sebagai penerima PSKS.

T : Bagaimana kalau KK BBM saya hilang?

J : Setiap penerima PSKS wajib menjaga dan menyimpan KK BBM dengan baik. Kartu ini hanya diberikan satu kali. Kehilangan kartu adalah tanggung jawab setiap pemilik KK BBM. Jika KK BBM hilang, pemerintah tidak akan memberikan penggantian.

T : Hal apalagi yang harus saya perhatikan pada saat mengambil PSKS?

J : Pastikan pada saat pengambilan PSKS, petugas kantor pos merobek kupon sesuai dengan tahap pengambilannya. Pada saat pengambilan PSKS, petugas kantor pos akan merobek satu kupon. Misalnya, pada penarikan pertama, penerima PSKS harus memastikan bahwa kupon yang diberikan adalah kupon pengambilan pertama dan tidak semua kupon diserhakan. Periksa dan simpan dengan baik sisa kupon anda setiap kali selesai melakukan pengambilan PSKS.

T : Jika saya hendak bertanya atau melaporkan pelanggaran atau penyimpangan lain, kemana saya harus mengadu?

J : Hubungi kantor pos setempat dengan mengisi lembar pengaduan dan kirimkan ke alamat : P. O. BOX BBM Jakarta.

Kartu Kompensasi BBM ini tidak boleh hilang, kalau hilang tidak bisa diganti. Kartu Kompensasi BBM harus selalu dibawa waktu mengambil uang Subsidi .

Yang boleh mengambil uang subsidi adalah orang yang namanya ditulis di Kartu Kompensasi BBM.

Uang PSKS bisa diambil di kantor pos atau tempat lain yang akan diberitahukan kemudian. Kartu Kompensasi BBM harus dibawa dan ditunjukkan pada petugas kantor pos waktu mengambil uang Subsidi. Petugas akan mencocokkan data-data di Kartu Kompensasi BBM, setelah itu memberikan uang Subsidinya dan menarik kupon pembayaran untuk bukti pengambilan uang subsidi.

Copyright 2014 Pos Indonesia All Rights Reserved.